Sungguh,
hati tenang dan tenteram mendengar alunan syahdu sebuah lagu nasyid dari negeri
Jiran, Raihan. Aku bukanlah seorang alim. Aku sering dan banyak melakukan
kesalahan. Setiap hari, bahkan detik. Namun, naluriku sebagai seorang muslim,
pastilah rindu akan ketenangan yang tidak bisa aku gambarkan bila aku
mengingat-Nya dengan khusyuk. Ketenangan yang mahadahsyat yang aku dapatkan.
Ingin rasanya menangis dan curhat sebanyak-banyaknya dengan-Nya. Ingin rasanya
memasrahkan semuanya pada-Nya.
Meskipun
aku bukan merupakan seorang yang alim dan ahli agama, namun, naluriku sebagai
seorang Muslim, telah mengantarkan keinginan yang begitu hebat bagiku. I wanna be better than last. Ya.
Pastilah setiap orang pasti memiliki keinginan untuk menjadi lebih baik dalam
segala hal dari waktu-waktu sebelumnya. Tapi, entah. Seakan sulit sekali untuk
menahan dorongan nafsu pada diri ini untuk selalu berbuat kesalahan. Naluriku
sebagai sebagai seorang Muslim pula, telah memunculkan keinginan dan tekad
untukku menemukan seseorang yang kelak dapat membantuku berubah menjadi wanita
muslim ‘sebenarnya’. Aku ingin menemukan seseorang yang kelak dapat menghiasi ‘rumah
kami’ dengan asma-Nya. Terdengan berlebihan memang. Namun, sekali lagi, ini
adalah naluriku sebagai seorang Muslimah. Meski bukan muslimah yang taat.
Namun, untuk berubah, selain keinginan dan tekad, aku perlu seseorang yang dapat
membantuku. Seseorang yang dapat menyadarkanku bahwa aku tidak boleh terlalu
mencintainya, seseorang yang dapat menyadarkanku bahwa aku tidak boleh terlalu
mencintai dunia, seseorang yang dapat menyadarkanku bahwa hanya Dia-lah yang
patut aku cintai sepenuh hati.
Aku
menulis ini bukan merupakan ‘modus’ akan seseorang tertentu yang pasti mereka
kira itu dia. Bukan. Meskipun dia terlihat ibadahnya rajin, namun, aku tidak
mau seperti kemarin. Aku tidak mau terlalu mengharapkan sesuatu yang abu-abu.
Toh, jodoh, rezeki dan maut ada di tangan Tuhan. Bersyukur dengan apa yang ada.
Begitu kata Grup Nasyid Raihan.
I AM
LUCKY BECAUSE I WAS BORN AS A MUSLIM!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar? Siapa takut.